Beranda > Memaknai Kerja > Kerja dan Kehormatan

Kerja dan Kehormatan

Dulu saat masih bekerja di tempat kerjaku yang lama, aku sering berpikir mengenai para atasanku, para manajer.
Orang – orang yang dihormati di tempat kerja. Yang harus diikuti perintahnya oleh anak buahnya.

Aku bertanya-tanya, apakah mereka juga orang yang terhormat di masyarakat ? Kalau tidak ya kurang mantap. Karena menurutku, orang harus terhormat baik di tempat kerja maupun di masyarakat, disebabkan oleh pekerjaannya.

Namun aku sadar hal itu tidak selalu terjadi. Mungkin saja bisa, apabila pekerjaan seseorang berhubungan langsung dengan masyarakat. Semisal : lurah, guru atau  dokter. Disebabkan oleh pekerjaannya, mereka juga mendapat posisi yang terhormat di masyarakat. Namun bisa juga sebaliknya. Seorang manajer tidak mendapat penghormatan di masyarakat. Sedangkan seorang OB menjadi orang yang terhormat di masyarakat.

Dan mungkin ini yang lebih sering dialami. Ternyata  integritas itu harus dibangun di dua tempat sekaligus. Di tempat kerja dan di dalam masyarakat.  Di dunia kerja dengan cara melaksanakan kerja dengan sungguh-sungguh. Dan di masyarakat dengan cara mau berbaur dengan masyarakat dan bisa memberikan manfaat pada masyarakat.  Dengan begitu maka kita akan mempunyai kehormatan di dua tempat tersebut. (010108)

NOTE : picture taken from google

Iklan
Kategori:Memaknai Kerja
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: