Beranda > Memaknai Kerja > Selingkuh dalam Pekerjaan, Etis kah??

Selingkuh dalam Pekerjaan, Etis kah??

‘sebuah tulisan lama juga, diawal mulai bekerja”

Selama ini kita sudah sering mendengar kata selingkuh. Dan kita mempersepsikan bahwa penggunaan kata tersebut berkaitan dengan hubungan antara manusia.  Seorang  suami dikatakan selingkuh bila ia menjalin hubungan dengan perempuan lain yang bukan istrinya.  Atau ada juga selingkuh dalam pacaran (bagi yg menganggap pacaran adalah suatu ikatan).

Itu adalah asumsi umum tentang selingkuh. Lalu apakah yang saya maksudkan dengan selingkuh dalam pekerjaan. Harap diperhatikan bahwa yang saya maksudkan bukanlah selingkuh di tempat kerja. Jadi bukan selingkuh antara rekan kerja yang saya maksudkan. Yang saya maksudkan dengan selingkuh dalam pekerjaan adalah,

Kita melakukan penjajakan hubungan dengan suatu perusahaan lain, sementara kita masih terikat kontrak dengan perusahaan kita. “

Apakah hal ini bisa dimaknai sama dengan selingkuh. Menurut saya pribadi YA, karena ada beberapa persamaan dengan selingkuh dalam artian hubungan antara manusia.

  1. Penjajakan hubungan itu, yang biasanya berupa test kerja/interview dilakukan secara diam-diam, tanpa sepengetahuan pimpinan di tempat kerja. Bukankah selingkuh juga dilakukan secara diam2x tanpa sepengetahuan istri/suami.
  1. Adanya faktor “LIE”, kebohongan pada diri pelaku.  Alasan klasik yang biasa muncul adalah sakit / ada urusan keluarga, sementara alasan sebenarnya adalah untuk mendatangi test kerja.
  1. Adanya faktor ketidaksukaan dari pimpinan kerja, jika tindakan “selingkuh” kita  terbongkar.  Dan hal yang sama terjadi dalam kerangka rumah tangga, bahkan hal ini sering menjadi pemicu perceraian. (detikcom 11 Januari 2006)

Dalam kerangka hubungan suami istri, kita sepakat bahwa selingkuh adalah suatu hal yang sangat tidak terpuji.
Dalam agama hal ini dikategorikan sebagai tindakan perzinahan, yang terancam dosa besar.

Lalu bagaimanakah selingkuh dalam kerangka pekerjaan ? Semua terserah pada penilaian teman2x semua. Karena hal ini bukanlah suatu hal yang asing bagi kita. Mungkin ada rekan kerja kita yang telah melakukannya. Atau bahkan kita sendiri juga pernah melakukannya.  Maka silahkan dijawab :

 “Selingkuh dalam Pekerjaan, Etis kah??”

Iklan
Kategori:Memaknai Kerja
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: