Beranda > Berbagi Cerita > Gerakan Sosial di Era Internet & Sosial Media

Gerakan Sosial di Era Internet & Sosial Media

Gerakan Sosial di Era Internet & Sosial Media
Cerita dari On|Off 2011 (pesta blogger 2011)

Hari ini adalah puncak dari acara Pesta Blogger 2011, yang diberi judul ON|OFF 2011.
Pelaksanaan acara puncak mengambil tempat di Epicentrum Walk Rasuna Said.
Selain beberapa workshop dan hiburan, di acara ini juga terdapat beberapa stand dari komunitas.

Ada beberapa stand yang menarik perhatian saya, yaitu stand-stand dari gerakan sosial.
Gerakan sosial ini adalah wajah baru dari gerakan sosial yang muncul era internet.
Yang juga didukung dengan berkembangnya sosial media di Indonesia.

Gerakan sosial ini memanfaatkan internet sebagai sarana promosi atau penggalangan dukungan.
Bermuala dari dunia maya (internet), gerakana sosial ini akan berbuah menjadi aksi nyata.

Berikut stand gerakan sosial yang saya temui di On Off 2011.

1. Indonesia Mengajar (http://indonesiamengajar.org/)

Pendiri Indonesia Mengajar (Anies Baswedan) dalam pembukaan ON|OFF 2011

Indonesia mengajar adalah sebuah gerakan untuk mengirimkan sarjana lulusan dari perguruan tinggi
di Indonesia untuk menjadi pengajar di daerah-daerah terpencil di Indonesia.
Selama satu tahun, para pengajar ini akan tinggal dan menjadi pengajar di beberapa daerah di Indonesia.
Program ini diinisiasi oleh Anies Baswedan, rektor universitas Paramadina, di tahun 2010.

Ajakan awal mengenai program ini dibuat oleh Anies Baswedan dalam bentuk surat terbuka untuk anak muda Indonesia.
Surat ini kemudian menyebar melalui email, blog, facebook dan media sosial lainnya.
Ajakan ini mendapat respon yang sangat positif.
Sampai sekarang, Indonesia Mengajar sudah berjalan sebanyak 3 gelombang dan dalam proses seleksi gelombang keempat.

Berikut surat terbuka mengenai Indonesia mengajar yang terdapat di sebuah blog.

2. Blood for Life (http://id-id.facebook.com/Blood4LifeId)

Stand Blood for Life di ON|OFF 2011

Blood for Life adalah wadah yang menjembatani antara donor dan pendonor.
Kegiatan ini digagas oleh seorang blogger yang bermula dari milist : blood-for-life@googlegroups.com.
Ketika terbentuk pertama kali,di Maret 2009,terdiri dari 44 email accounts, yang merepresentasikan 44 anggota.

Link liputan mengenai Blood for Life di Jakarta Globe.

3. Coin a chance (http://coinachance.com)

Stand Coin a chance di ON|OFF 2011

Program dari gerakan Coin a chance untuk mengumpulkan uang recehan (koin) yang
kemudian digunakan untuk membantu beasiswa untuk anak dari keluarga kurang mampu.
Gerakan ini mempunyai tagline : drop, collect and send those kids back to school.
Gerakan ini secara resmi diluncurkan pada Desember 2008, melalui blog coinachance.wordpress.com.
Sampai sekarang Coin a chance sudah memberikan beasiswa untuk 10 anak, dan mempunyai jaringan di 8 wilayah.

 

Iklan
Kategori:Berbagi Cerita
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: